0
WMN 2015 -- Wonosari (14/11), Rencana Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk membangun Rumah Sakit Umum tipe D di Kecamatan Saptosari saat ini terus dilakukan. Bahkan saat ini, Pemkab telah menyiapkan dana sebesar Rp 4 miliar untuk pembebasan lahan seluas 4,5 hektar.
Dalam pembebasan lahan tersebut sebanyak 23 KK akan mendapatkan ganti rugi atas tanah yang dibebaskan. Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Setda Gunungkidul, Winaryo mengungkapkan, sebelum melakukan pembebasan tanah, pihaknya telah terlebih dahulu memetakan taksiran harga tanah. Tidak hanya itu saja, sebelumnya juga sudah dilakukan sosialisasi terkait rencana pembangunan tersebut.

Kemudian karena semua pihak yang terkena imbas pembebasan lahan sudah bersepakat. Pihaknya meneruskan dengan pengajuan izin pemanfaatan lahan selanjutnya memberikan ganti rugi tanah milik warga tersebut. “Kita sudah melewati tahapan yang panjang, sampai pada akhirnya semua sepakat dan hari ini kita akan memberikan uang ganti rugi sebesar kurang lebih Rp 4 miliar,” katanya, Jumat, (13/11).

Ditambahkan dirinya, uang untuk pembebasan lahan tersebut bersumber dari APBD 2015 yang akan diberikan secara langsung kepada para pemilik tanah. Kemudian setelah lahan selesai pembebasan nantinya akan dilakukan pengerjaan oleh Dinas Pekerjaan Umum. Pembayaran ganti rugi diserahkan langsung kepada pemilik lahan secara bersama-sama. Setelah pembayaran ganti rugi, selanjutnya akan dimulai pembangunan fisik yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU). “ Kita hanya menangani pembayaran ganti rugi saja, kalau fisiknya yang melaksanakan DPU,” ucapnya.

Terpisah Kepala Seksi Bangunan Gedung dan Perumahan DPU Gunungkidul, Purwo Susanto menjelaskan, untuk saat ini baru akan dilakukan pembangunan pagar dengan anggaran sebesar Rp 727, 7 juta. “Untuk tahun ini kita sudah kontrak dengan rekanan untuk pembagunan pagar. Kalau untuk fisiknya kita belum mengetahui kapan akan dibangunnya. Karena saat ini baru mengajukan anggaran ke pusat,” papar dia. (wmn/vi)

Post a Comment

Mari tinggalkan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan karena Tulisanmu Harimaumu. Komentar Sobat adalah Pendapat Pribadi, tidak mewakili Pendapat Redaksi Website Mentari News (WMN). Komentar yang mewakili redaksi Website Mentari News hanya melalui akun Mentari News. Selamat Berkomentar Sobat.. Salam Indonesia Berkemajuan.

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top