0
WMN 205 -- Bupati Bantul Sri Surya Widati mengaku sangat menyukai logo dan tagline 'Jogja Istimewa' yang sekarang. Sebab meski logonya sederhana tetapi mantap dan jelas sehingga dinilainya bisa mudah diterima dan diaplikasikan nantinya baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.




 "Saya pribadi sangat menyukai, meski logonya simple. Bantul sendiri juga sudah mempunyai logo dan tagline sendiri yang juga sudah dilombakan, nantinya bisa diselaraskan dan diaplikasikan dengan logo dan branding DIY tersebut.

Warga Bantul juga harus mengenal dan mengetahui logo 'Jogja Istimewa' tersebut sekaligus menjadi ruh semangat Keistimewaan DIY," jelasnya. Dirut Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY, Bambang Setiawan menyatakan kehadiran logo dan tagline 'Jogja Istimewa' ini bisa merefleksikan DIY dengan segala keistimewaannya. BPD DIY sendiri yang juga sedang akan merubah logo dan taglinenya juga akan menyelaraskan dengan logo yang baru ini karena BPD DIY merupakan milik warga DIY yang menjadi identitas korporat.

Marzuki mengungkapkan, logo Jogja Istimewa dengan warna huruf merah dan bentuk kecil serta latar belakang putih itu menunjukkan kesan egaliter. Hal itu sesuai dengan semangat renaisans atau Jogja Gumregah dengan 9 visi baru Yogyakarta seperti yang akan dicanangkan Sultan. Sementara titik yang ada dalam huruf J berbentuk biji yang menggambarkan cakra manggilingan sebagai pedoman pembangunan yang lestari dan selaras. Adapun huruf g dan j yang bersinggungan melambangkan semangat hamemayu hayuning bawono. (wmn/kr)

Post a Comment

Mari tinggalkan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan karena Tulisanmu Harimaumu. Komentar Sobat adalah Pendapat Pribadi, tidak mewakili Pendapat Redaksi Website Mentari News (WMN). Komentar yang mewakili redaksi Website Mentari News hanya melalui akun Mentari News. Selamat Berkomentar Sobat.. Salam Indonesia Berkemajuan.

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top