WMN 2015 -- Secara singkat hakikat bersyahadah أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ adalah terwujud dalam bentukpembenaran seorang muslim akan seluruh kabar yang beliau sampaikan. Mengapa harus membenarkan kabar yang beliau sampaikan?
Sebab seluruh kabar yang beliausampaikan bersumber dari wahyu yang Allah turunkan dari langit, dari sisi-Nya.
وَالنَّجْمِ إِذَا هَوَى (١) مَا ضَلَّصَاحِبُكُمْ وَمَا غَوَى (٢) وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى (٣) إِنْ هُوَ إِلاوَحْيٌ يُوحَى (٤) عَلَّمَهُ شَدِيدُ الْقُوَى
Demi bintangketika terbenam. Kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru. Dantiadalah yang diucapkannya itu (al-Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya.Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). Yangdiajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat. (QS.An-Najm: 1-5)
Makna syahadat“Muhammad Rasulullah”adalah mengetahuidan meyakini bahwa Muhammad utusan Allahkepada seluruh manusia,
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلا كَافَّةًلِلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًا وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ
Dan kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusiaseluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan,tetapi kebanyakan manusia tiada Mengetahui. (QS.Saba’: 28)
Dalam sebuah hadits Rasulullah saw bersabda :
وَكَانَالنَّبِيُّ يُبْعَثُ إِلَى قَوْمِهِ خَاصَّةً وَبُعِثْتُ إِلَى النَّاسِ عَامَّةً
“Dan seorang nabisebelumku itu diutus hanya untuk kaumnya sedangkan aku diutus kepada seluruhmanusia.” (HR. Bukhori dan Muslim:)
Beliau saw adalah Nabi dan Rasul penutup, yang tidak ada lagi nabisetelahnya,
مَاكَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَكِنْ رَسُولَ اللَّهِوَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا
Muhammad itusekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi diaadalah Rosulullah dan penutup nabi-nabi. dan adalah Alloh Maha mengetahuisegala sesuatu.(QS. Al-Ahzab: 40)
Dia seorang hamba biasa yang tidak boleh disembah, sebagaimana sabda Beliau SAW :
لَا تُطْرُونِي كَمَا أَطْرَتْ النَّصَارَى ابْنَ مَرْيَمَفَإِنَّمَا أَنَا عَبْدُهُ فَقُولُوا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ
‘Janganlah kalianberlebih-lebihan menyanjungku sebagaimana orang-orang nashrani melakukannyakepada Isa bin maryam. Aku hanyalah hamba Alloh, maka katakanlah (untukmenyebutku) hamba Alloh dan Rosul-Nya.’” (HR. Bukhori)
Sekaligus rasulyg tdk boleh didustakan. Akan tetapi harus ditaati dan diikuti.
مَنْيُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ وَمَنْ تَوَلَّى فَمَا أَرْسَلْنَاكَعَلَيْهِمْ حَفِيظًا
Barangsiapa yang mentaati Rosul, sesungguhnya ia telah mentaatiAlloh. dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka kami tidakmengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka. (QS.An-Nisa’: 80)
Siapa yang mentaatinya masuk surga dansiapa yg mendurhakainya masuk neraka. Selain itu kita juga mengetahui dan meyakini bahwa sumberpengambilan syariat-baik mengenai syiar-syiar ibadah ritual yang diperintahkan Allah maupun aturan hukum dan syariat dalam segalasektor maupun mengenai keputusan halal danharam. Semua itu tdk boleh kecuali lewat utusan Allah yg menyampaikan syariat-Nya.
Oleh karena itu seorang muslim tidak boleh menerima satu syariatpun yang datang bukan lewat Rasulullah.
وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْعَنْهُ فَانْتَهُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
“Apa yg diberikan Rasul kepadamu makaterimalah ia dan apa yg dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah.” (AlHasyr : 7).
Allah ta’ala juga berfirman :
فَلاوَرَبِّكَ لا يُؤْمِنُونَ حَتَّى يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لايَجِدُوا فِي أَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“Makademi Rabbmu, mereka (pada hakikatnya) tdk beriman hingga mereka menjadikan kamuhakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tdk merasakeberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, & merekamenerima dgn sepenuh hati.” (QS .An Nisa’ : 65)
Rasulullah bersabda:
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِأَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
“Barangsiapa mengerjakan sesuatu amal yg tdk ada contohnya dariurusan kami maka ia tertolak.” (HR. Muslim).
Katakanlah: “Jikakamu (benar-benar) mencintai Alloh, ikutilah aku, niscaya Alloh mengasihi danmengampuni dosa-dosamu.” Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS.Ali Imron: 31)
لَقَدْكَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَوَالْيَوْمَ الآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
"Sesungguhnya telah ada pada(diri) Rasulullah itu, suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yangmengharap (pertemuan dengan) Allah dan (kedatangan) hari kiamat, dan dia banyakmenyebut (nama) Allah." – (QS.Al Ahzab:21)
Sebab seluruh kabar yang beliausampaikan bersumber dari wahyu yang Allah turunkan dari langit, dari sisi-Nya.
وَالنَّجْمِ إِذَا هَوَى (١) مَا ضَلَّصَاحِبُكُمْ وَمَا غَوَى (٢) وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى (٣) إِنْ هُوَ إِلاوَحْيٌ يُوحَى (٤) عَلَّمَهُ شَدِيدُ الْقُوَى
Demi bintangketika terbenam. Kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru. Dantiadalah yang diucapkannya itu (al-Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya.Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). Yangdiajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat. (QS.An-Najm: 1-5)
Makna syahadat“Muhammad Rasulullah”adalah mengetahuidan meyakini bahwa Muhammad utusan Allahkepada seluruh manusia,
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلا كَافَّةًلِلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًا وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ
Dan kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusiaseluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan,tetapi kebanyakan manusia tiada Mengetahui. (QS.Saba’: 28)
Dalam sebuah hadits Rasulullah saw bersabda :
وَكَانَالنَّبِيُّ يُبْعَثُ إِلَى قَوْمِهِ خَاصَّةً وَبُعِثْتُ إِلَى النَّاسِ عَامَّةً
“Dan seorang nabisebelumku itu diutus hanya untuk kaumnya sedangkan aku diutus kepada seluruhmanusia.” (HR. Bukhori dan Muslim:)
Beliau saw adalah Nabi dan Rasul penutup, yang tidak ada lagi nabisetelahnya,
مَاكَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَكِنْ رَسُولَ اللَّهِوَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا
Muhammad itusekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi diaadalah Rosulullah dan penutup nabi-nabi. dan adalah Alloh Maha mengetahuisegala sesuatu.(QS. Al-Ahzab: 40)
Dia seorang hamba biasa yang tidak boleh disembah, sebagaimana sabda Beliau SAW :
لَا تُطْرُونِي كَمَا أَطْرَتْ النَّصَارَى ابْنَ مَرْيَمَفَإِنَّمَا أَنَا عَبْدُهُ فَقُولُوا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ
‘Janganlah kalianberlebih-lebihan menyanjungku sebagaimana orang-orang nashrani melakukannyakepada Isa bin maryam. Aku hanyalah hamba Alloh, maka katakanlah (untukmenyebutku) hamba Alloh dan Rosul-Nya.’” (HR. Bukhori)
Sekaligus rasulyg tdk boleh didustakan. Akan tetapi harus ditaati dan diikuti.
مَنْيُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ وَمَنْ تَوَلَّى فَمَا أَرْسَلْنَاكَعَلَيْهِمْ حَفِيظًا
Barangsiapa yang mentaati Rosul, sesungguhnya ia telah mentaatiAlloh. dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka kami tidakmengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka. (QS.An-Nisa’: 80)
Siapa yang mentaatinya masuk surga dansiapa yg mendurhakainya masuk neraka. Selain itu kita juga mengetahui dan meyakini bahwa sumberpengambilan syariat-baik mengenai syiar-syiar ibadah ritual yang diperintahkan Allah maupun aturan hukum dan syariat dalam segalasektor maupun mengenai keputusan halal danharam. Semua itu tdk boleh kecuali lewat utusan Allah yg menyampaikan syariat-Nya.
Oleh karena itu seorang muslim tidak boleh menerima satu syariatpun yang datang bukan lewat Rasulullah.
وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْعَنْهُ فَانْتَهُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
“Apa yg diberikan Rasul kepadamu makaterimalah ia dan apa yg dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah.” (AlHasyr : 7).
Allah ta’ala juga berfirman :
فَلاوَرَبِّكَ لا يُؤْمِنُونَ حَتَّى يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لايَجِدُوا فِي أَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“Makademi Rabbmu, mereka (pada hakikatnya) tdk beriman hingga mereka menjadikan kamuhakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tdk merasakeberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, & merekamenerima dgn sepenuh hati.” (QS .An Nisa’ : 65)
Rasulullah bersabda:
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِأَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
“Barangsiapa mengerjakan sesuatu amal yg tdk ada contohnya dariurusan kami maka ia tertolak.” (HR. Muslim).
Kita wajib meneladani beliau saw dan mengikuti sunnahnya.
قُلْإِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌKatakanlah: “Jikakamu (benar-benar) mencintai Alloh, ikutilah aku, niscaya Alloh mengasihi danmengampuni dosa-dosamu.” Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS.Ali Imron: 31)
لَقَدْكَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَوَالْيَوْمَ الآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
"Sesungguhnya telah ada pada(diri) Rasulullah itu, suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yangmengharap (pertemuan dengan) Allah dan (kedatangan) hari kiamat, dan dia banyakmenyebut (nama) Allah." – (QS.Al Ahzab:21)
Penulis: H.Untung Santosa (Wakil Ketua PDM Gunungkidul)

Post a Comment
Mari tinggalkan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan karena Tulisanmu Harimaumu. Komentar Sobat adalah Pendapat Pribadi, tidak mewakili Pendapat Redaksi Website Mentari News (WMN). Komentar yang mewakili redaksi Website Mentari News hanya melalui akun Mentari News. Selamat Berkomentar Sobat.. Salam Indonesia Berkemajuan.
Note: only a member of this blog may post a comment.