WMN 2015 -- Jakarta (04/05), Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Nasrudin memperkirakan kecil adanya kemungkinan kebocoran soal selama berlangsungnya Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun ini. Kata dia, ketatnya pengawalan yang dilakukan oleh kepolisian sejak penyerahan soal dari percetakan menjadi kunci penghalang kebocoran.
"Kecil sekali kemungkinan, soal itu dicetak di Kudus, masih disegel dari sana. Apalagi dikawal terus oleh polisi dari percetakan sampai penyerahan soal ke Polda Metro oleh Polda Jawa Timur, hingga nanti saat pembukaan kunci dan segel soal. Artinya kalau ada kebocoran dari pihak penyelenggara itu tidak mungkin," kata Nasrudin kemaren (Ahad, 3/5) siang.
Sebanyak 625 dus naskah soal UN SMP akan disebar dan disimpan ke empat sub rayon yang ada di Jakarta Selatan, yaitu SMP 19, SMP 165, SMP 85, dan MtsN 3 Jakarta Selatan.
Tiba di sub rayon, naskah soal UN akan dipilah per mata ujian masing-masing hari. Menurut Nasrudin, setiap kepala sekolah SMP yang ada di sub rayon Jakarta Selatan baru bisa menjemput naskah untuk sekolahnya pada hari Senin pukul 06.00 wib. "Besok (hari ini Senin, 4/5) pukul 6 pagi para kepala sekolah baru boleh mengambil soal untuk masing-masing sekolahnya. Sampai pada tahap pembukaan segel naskah soal, petugas kepolisian juga akan tetap mengawalnya," ucap Nasrudin.
Sekitar 149.172 murid SMP di DKI Jakarta akan mengikuti ujian nasional pada 4-7 Mei 2015. Ada empat mata ujian yang ada pada UN kali ini, yaitu Bahasa Indonesia pada hari pertama, Matematika pada hari kedua, Bahasa Inggris pada hari ketiga, serta Ilmu Pengetahuan Alam pada hari keempat. (wmn/kompas)
"Kecil sekali kemungkinan, soal itu dicetak di Kudus, masih disegel dari sana. Apalagi dikawal terus oleh polisi dari percetakan sampai penyerahan soal ke Polda Metro oleh Polda Jawa Timur, hingga nanti saat pembukaan kunci dan segel soal. Artinya kalau ada kebocoran dari pihak penyelenggara itu tidak mungkin," kata Nasrudin kemaren (Ahad, 3/5) siang.
Sebanyak 625 dus naskah soal UN SMP akan disebar dan disimpan ke empat sub rayon yang ada di Jakarta Selatan, yaitu SMP 19, SMP 165, SMP 85, dan MtsN 3 Jakarta Selatan.
Tiba di sub rayon, naskah soal UN akan dipilah per mata ujian masing-masing hari. Menurut Nasrudin, setiap kepala sekolah SMP yang ada di sub rayon Jakarta Selatan baru bisa menjemput naskah untuk sekolahnya pada hari Senin pukul 06.00 wib. "Besok (hari ini Senin, 4/5) pukul 6 pagi para kepala sekolah baru boleh mengambil soal untuk masing-masing sekolahnya. Sampai pada tahap pembukaan segel naskah soal, petugas kepolisian juga akan tetap mengawalnya," ucap Nasrudin.
Sekitar 149.172 murid SMP di DKI Jakarta akan mengikuti ujian nasional pada 4-7 Mei 2015. Ada empat mata ujian yang ada pada UN kali ini, yaitu Bahasa Indonesia pada hari pertama, Matematika pada hari kedua, Bahasa Inggris pada hari ketiga, serta Ilmu Pengetahuan Alam pada hari keempat. (wmn/kompas)

Post a Comment
Mari tinggalkan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan karena Tulisanmu Harimaumu. Komentar Sobat adalah Pendapat Pribadi, tidak mewakili Pendapat Redaksi Website Mentari News (WMN). Komentar yang mewakili redaksi Website Mentari News hanya melalui akun Mentari News. Selamat Berkomentar Sobat.. Salam Indonesia Berkemajuan.
Note: only a member of this blog may post a comment.