WMN 2015 -- Wonosari (14/06), Puluhan Ribu Warga Muhammadiyah Gunungkidul pagi tadi (Ahad, 14/06) hadiri pelaksanaan Senam Massal dan Jalan Sehat yang diadakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gunungkidul bersama Angkatan Muda Muhammadiyahnya. Kegiatan ini merupakan suksesi Pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah 47 juga Muktamar Seabad Aisyiyah dan songsong Bulan Ramadhan.
Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, Sos beserta Ketua PW Muhammadiyah DIY dan Ketua PD Muhammadiyah Gunungkidul hadir saat melepaskan peserta Jalan Sehat di lapangan Alun-alun Pemda Wonosari Gunungkidul.
Senam Massal dan Jalan Sehat ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Muhammadiyah Periode 2005-2010 sekaligus Bapak Reformasi Indonesia, Prof. Dr. H. Amin Rais, Wakil Bupati, Dr. H. Immawan Wahyudi, Kepala Kemenag Gunungkidul, Bapak Bukhori Muslim.
Menurut Bapak Reformasi Indonesia sekaligus Ketua Umum Muhammadiyah Periode 2005-2010, Prof. Dr. H. Amin Rais di dalam sambutan iftitahnya mengatakan keberadaan Muhammadiyah tidak akan dapat dilepaskan di dalam kehidupan Berbangsa dan bernegara. Walaupun Muhammadiyah sekarang tidak berada di jajaran tapi Muhammadiyah tetap setia kepada Bangsa Indonesia. Di dalam aliran darah setiap Warga Muhammadiyah mengalir cinta tanah air, saking cintanya kepada Indonesia, Indonesia disakiti, Warga Muhammadiyah akan berada di depan untuk membelanya.
Di dalam pelaksanaan semarak Muktamar kali mengambil rute start dari Alun-alun Pemda Wonosari ke arah timur menuju Pasar Hargosari Wonosari, ke arah Jalan Pramuka sampai Kodim Gunungkidul, belok ke arah RSUD Wonosari, lurus hingga Pasar Pithik Dusun Kepek II, hingga menuju Jalan Kh. Agus Salim hingga finish di Alun-alun Pemda Wonosari. Senam sehat ini berhadiah ratusan dorprize, dengan hadiah utama seekor sapi "buting" 3 bulan. (wmn/imuh_ar)
Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, Sos beserta Ketua PW Muhammadiyah DIY dan Ketua PD Muhammadiyah Gunungkidul hadir saat melepaskan peserta Jalan Sehat di lapangan Alun-alun Pemda Wonosari Gunungkidul.
Senam Massal dan Jalan Sehat ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Muhammadiyah Periode 2005-2010 sekaligus Bapak Reformasi Indonesia, Prof. Dr. H. Amin Rais, Wakil Bupati, Dr. H. Immawan Wahyudi, Kepala Kemenag Gunungkidul, Bapak Bukhori Muslim.
Menurut Bapak Reformasi Indonesia sekaligus Ketua Umum Muhammadiyah Periode 2005-2010, Prof. Dr. H. Amin Rais di dalam sambutan iftitahnya mengatakan keberadaan Muhammadiyah tidak akan dapat dilepaskan di dalam kehidupan Berbangsa dan bernegara. Walaupun Muhammadiyah sekarang tidak berada di jajaran tapi Muhammadiyah tetap setia kepada Bangsa Indonesia. Di dalam aliran darah setiap Warga Muhammadiyah mengalir cinta tanah air, saking cintanya kepada Indonesia, Indonesia disakiti, Warga Muhammadiyah akan berada di depan untuk membelanya.
Di dalam pelaksanaan semarak Muktamar kali mengambil rute start dari Alun-alun Pemda Wonosari ke arah timur menuju Pasar Hargosari Wonosari, ke arah Jalan Pramuka sampai Kodim Gunungkidul, belok ke arah RSUD Wonosari, lurus hingga Pasar Pithik Dusun Kepek II, hingga menuju Jalan Kh. Agus Salim hingga finish di Alun-alun Pemda Wonosari. Senam sehat ini berhadiah ratusan dorprize, dengan hadiah utama seekor sapi "buting" 3 bulan. (wmn/imuh_ar)

Post a Comment
Mari tinggalkan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan karena Tulisanmu Harimaumu. Komentar Sobat adalah Pendapat Pribadi, tidak mewakili Pendapat Redaksi Website Mentari News (WMN). Komentar yang mewakili redaksi Website Mentari News hanya melalui akun Mentari News. Selamat Berkomentar Sobat.. Salam Indonesia Berkemajuan.
Note: only a member of this blog may post a comment.