WMN 2015 -- Wonosari (11/11), Permasalahan distribusi pupuk bersubsidi yang terus dihadapi oleh para petani di Gunungkidulmenarik perhatian bagi pasangan calon (paslon) pilkada. Untuk memecahkan permasalahan tersebut, masing-masing calon sudah menyiapkan program andalan
Pasangan nomor urut 1, Badingah-Immawan Wahyudi misalnya. Pasangan petahana ini mengaku permasalahan pupuk hampir terjadi setiap tahun. Kondisi itu tentu saja sangat menyulitkan para petani karena pupuk memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan panen. “Sebagian besar masyarakat Gunungkidul merupakan petani, makanya kita menaruh perhatian serius untuk permasalahan pupuk ini,” kata calon wakil bupati nomor urut 1, kata Immawan Wahyudi Selasa (10/11).
Sementara itu calon wakil bupati nomor urut 3, Endah Subekti Kuntaringsih mengaku permasalahan pupuk di Gunungkidul terjadi karena kuota pupuk subsidi tidak sesuai dengan kebutuhan. Hal itu terjadi karena ada pembatasan dari pemerintah pusat. “Itu sudah kebijakan pusat (pembatasan kuota), jika diberikan kepercayaan, kita akan mencoba melobi pemerintah pusat untuk menaikan kuota pupuk bersubsidi untuk Gunungkidul,” katanya.
Sementara itu calon wakil bupati nomor urut 3, Endah Subekti Kuntaringsih mengaku permasalahan pupuk di Gunungkidul terjadi karena kuota pupuk subsidi tidak sesuai dengan kebutuhan. Hal itu terjadi karena ada pembatasan dari pemerintah pusat. “Itu sudah kebijakan pusat (pembatasan kuota), jika diberikan kepercayaan, kita akan mencoba melobi pemerintah pusat untuk menaikan kuota pupuk bersubsidi untuk Gunungkidul,” katanya.
Sedangkan pasangan nomor urut 2, Benyamin Sudarmadi-Mutangid mengaku pihaknya akan melakukan reorganisasi koperasi unit desa (KUD). Nantinya KUD akan diaktifkan kembali sebagai penyalur pupuk bagi petani sehingga permasalahan-permasalahan yang selama ini muncul tidak akan terulang kembali. “Yang jelas KUD perlu direorganisasi. Kita akan tempatkan orang-orang profesional sehingga KUD menjadi lembaga penyalur pupuk,” kata salah satu anggota tim sukses pasangan nomor urut 2, Adam Kristanto.
Pasangan nomor urut 4, Subardi TS –Wahyu Purwanto juga tak ingin ketinggalan. Pasangan ini berjanji akan mendirikan gudang-gudang di seluruh kecamatan untuk menjamin ketersediaan pupuk bagi petani. Nantinya, pemerintah akan melakukan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan untuk menyuplai pupuk ke gudang yang sudah disediakan. “Kalau sudah ada pupuk, kita (pasangan Subardi TS-Wahyu Purwanto) akan menjalin kerja sama dengan perusahaan untuk menyuplai pupuk. Dengan begitu, pupuk akan selalu tersedia sehingga petani tidak kesulitan mendapatkan pupuk,” kata salah satu tim sukses paslon nomor urut 4, Iwan Busyro. (wmn/tri)
Pasangan nomor urut 4, Subardi TS –Wahyu Purwanto juga tak ingin ketinggalan. Pasangan ini berjanji akan mendirikan gudang-gudang di seluruh kecamatan untuk menjamin ketersediaan pupuk bagi petani. Nantinya, pemerintah akan melakukan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan untuk menyuplai pupuk ke gudang yang sudah disediakan. “Kalau sudah ada pupuk, kita (pasangan Subardi TS-Wahyu Purwanto) akan menjalin kerja sama dengan perusahaan untuk menyuplai pupuk. Dengan begitu, pupuk akan selalu tersedia sehingga petani tidak kesulitan mendapatkan pupuk,” kata salah satu tim sukses paslon nomor urut 4, Iwan Busyro. (wmn/tri)

Post a Comment
Mari tinggalkan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan karena Tulisanmu Harimaumu. Komentar Sobat adalah Pendapat Pribadi, tidak mewakili Pendapat Redaksi Website Mentari News (WMN). Komentar yang mewakili redaksi Website Mentari News hanya melalui akun Mentari News. Selamat Berkomentar Sobat.. Salam Indonesia Berkemajuan.
Note: only a member of this blog may post a comment.