0
WMN 2015 -- Aceh (04/02), Istri Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Niazah A. Hamid hingga kini masih berstatus sebagai warga negara Swedia. Niazah dikabarkan menolak permintaan para pihak di Aceh agar pindah kewarganegaraan dari Swedia menjadi Indonesia.

Seperti informasi yang diperoleh Atjehpost.co, permintaan agar Niazah A. Hamid kembali berwarganegara Indonesia mencuat pasca dicekal saat hendak pulang kampung ke Swedia melalui Bandara Soekarno-Hatta, pada Rabu malam, 28 November 2014. Namun langkahnya terhadang lantaran masa berlaku izin keluarnya (exit permit) telah kadaluarsa.

Walhasil, saat itu Niazah urung berangkat dan harus mengurus kembali izin tinggal di Indonesia. Gara-gara kasus ini, Niazah A. Hamid hampir sepekan berada di Jakarta. “Banyak yang menyarankan agar Niazah kembali jadi warga negara Indonesia pasca kasus itu. Namun Niazah menolak. Gubernur Zaini juga mendukung agar Niazah tetap berwarga negara Swedia,” kata sumber Atjehpost.co di lingkup Meuligoe Aceh, Selasa 3 Februari 2015.

Berdasarkan pengakuan Niazah kepada dirinya, kata sumber ini, istri Gubernur Zaini itu ingin kembali menetap di Swedia pasca suaminya selesai bertugas di Aceh. “Pertimbangannya keamanan. Niazah juga tak yakin kalau perdamaian di Aceh bakal abadi,” ujarnya.

Sebagaimana yang diketahui, polemik kewarganegaraan istri Gubernur Zaini jadi pembicaraan hangat publik Aceh.

Niazah A. Hamid adalah warga negara Swedia. Wanita kelahiran Pidie 15 Oktober 1946 itu beralih kewarganegaraan sejak berangkat ke Swedia menyusul suaminya pada 1983. Ketika Zaini Abdullah kembali menjadi Warga Negara Indonesia setelah perjanjian damai, Niazah tetap berstatus warga negara Swedia. Meski berstatus warga Swedia, saat ini Niazah Hamid menduduki posisi sebagai Ketua PKK Aceh, Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Aceh yang pendanaan berasal dari APBA. Padahal, secara hukum orang asing dilarang menggunakan fasilitas dan keuangan negara. (wmn/atjehcyber)

Post a Comment

Mari tinggalkan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan karena Tulisanmu Harimaumu. Komentar Sobat adalah Pendapat Pribadi, tidak mewakili Pendapat Redaksi Website Mentari News (WMN). Komentar yang mewakili redaksi Website Mentari News hanya melalui akun Mentari News. Selamat Berkomentar Sobat.. Salam Indonesia Berkemajuan.

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top