0
WMN (05/02), Masyarakat Desa Banyusoco, Kecamatan Playen dan warga di Kecamatan Paliyan sangat mengimpikan adanya pembangunan jembatan diatas Kali Oyo yang menghubungkan Desa Banyusoco dengan Desa Dlingo, Bantul. Saat ini transmportani dua wilayah masih menggunakan perahu getek.

Kepala Desa Banyusoco, Sutiyono mengatakan, rencana pembangunan jembatan untuk menghubungkan Gunungkidul dengan Bantul, tepatnya antara Banyusoco dengan Desa Dlingo sudah lama.

Pada 29 Januari 2015 lalu Pemerintah DIY yang terdiri dari Bappeda DIY, DPU Perumahan dan ESDM DIY serta dari DPU Bantul dan DPU Gunungkidul sudah melakukan survey lapangan. Menurut Sutiyono, warga Desa Banyusoco yang memiliki tanah di pinggir Kali Oyo merelakan tanahnya untuk dibangun jalan. “Dari jalan lingkungan yang sudah ada dengan lokasi calon jembatan hanya berjarak 100-150 meter, tergantung penentuan titik calon jembatan,” katanya di Banyusoco, Rabu (04/02).

Jembatan tersebut selain untuk memperlancar transportasi juga untuk memudahkan transportasi antara Gunungkidul sampai Bantul. Dari Banyusoco sampai Imogiri lewat jembatan tersebut bisa ditempuh kurang dari 30 menit, tetapi jika melewati jembatan Dodogan (Getas), diperlukan waktu 1 jam. Fungsi jembatan tersebut juga sangat strategis untuk mendukung sektor wisata terutama untuk menuju Obyek wisata Sri Getuk, Bleberan, Watu Payung Girisuko Panggang maupun objek wisata lain di Gunungkidul.(wmn/kr)

Post a Comment

Mari tinggalkan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan karena Tulisanmu Harimaumu. Komentar Sobat adalah Pendapat Pribadi, tidak mewakili Pendapat Redaksi Website Mentari News (WMN). Komentar yang mewakili redaksi Website Mentari News hanya melalui akun Mentari News. Selamat Berkomentar Sobat.. Salam Indonesia Berkemajuan.

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top