0
WMN 2015 -- Pontianak (26/11), Peringatan hari jadi ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-70 di SMA Muhammadiyah 1 Pontianak Rabu (25/11) kemarin terasa istimewa. Di saat sekolah lain banyak meliburkan siswanya dan mengikuti upacara yang dilaksanakan organisasi PGRI yang terpusat di suatu tempat, SMA Muhammadiyah 1 Pontianak justru menggelar upacara sendiri di sekolah.


Uniknya hal tersebut merupakan permintaan dari siswa yang tergabung dalam Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhammadiyah 1 Pontianak. 

Para pelajar meminta pihak sekolah untuk menggelar upacara sendiri dimana para gurulah sebagai petugas upacaranya, mulai dari pasukan pengibar bendera, komandan upacara, pembaca teks-teks dalam upacara dan lain-lain, semua dilakukan guru, siswa hanya mengikuti upacara tersebut. Upacara yang dimulai pada pukul 07.00 wib tersebut berlangsung khidmat. Kepala SMA Muhammadiyah 1 Pontianak, Iswaldi, SPd didapuk sebagai Pembina upacara.

Iswaldi mengatakan, upacara memperingati hari guru di SMA Muhammadiyah 1 Pontianak betul-betul permintaan dari siswa. “Siswa melalui IPM meminta pihak sekolah menggelar upacara sendiri, sepertinya mereka menyiapkan sesuatu untuk kami, mungkin sebagai ucapan terima kasih mereka kepada kami,” kata guru bahasa Inggris ini. Ia berharap di hari guru ke-70, guru dapat melaksanakan tugas sebagaimana tema peringatan hari guru yang telah ditetapkan oleh Kementrian Pendidikan yakni “Guru melaksanakan tugas ikhlas dan tulus untuk karya dan mulia”.

Menurut Iswaldi, pendidikan harus menyenangkan, tempat belajar seharusnya seperti taman yang menyenangkan sebagaimana yang diajarkan Ki Hajar Dewantara dengan taman siswanya. “Berhubungan dengan pendidikan yang menyenangkan ini, maka guru diharapkan memberikan sesuatu yang dibutuhkan siswa (student center) atau kebutuhan di masyarakat,” harapnya. SMA Muhamamdiyah 1 Pontianak, jelasnya, telah berupaya menjadikan suasana sekolah menyenangkan sehingga siswa merasa betah di sekolah. “Kami berusaha menjadikan sekolah terasa seperti di rumah (feel at home) bagi anak-anak, dan terbukti hari ini justru mereka yang mengajak kami (guru) melaksanakan upacara di sekolah,” katanya.

Usai upacara, para siswa memberikan kejutan dan surprise kepada para guru sebagai ucapan terima kasih siswa kepada guru di hari jadi guru ke-70. (wmn/ponpos)

Post a Comment

Mari tinggalkan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan karena Tulisanmu Harimaumu. Komentar Sobat adalah Pendapat Pribadi, tidak mewakili Pendapat Redaksi Website Mentari News (WMN). Komentar yang mewakili redaksi Website Mentari News hanya melalui akun Mentari News. Selamat Berkomentar Sobat.. Salam Indonesia Berkemajuan.

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top