WMN 2015 -- Yogyakarta (23/12), Peringati hari ibu yang jatuh pada Selasa (22/12), para Pelajar dan Mahasiswa Muhammadiyah yang tegabung dalam IPM dan IMM DIY menggelar aksi damai.
Mereka membagikan stiker dan bunga kepada para pengendara motor yang melintas di Jalan Sudirman Yogyakarta.
Selain memperingati hari ibu, mereka juga melakukan kampanye untuk menolak dan menghapus kekerasan terhadap perempuan.
"Hari ibu ini harusnya bukan hanya seremonial tapi juga untuk mengingatkan pada mereka yang lupa untuk meluangkan waktu lebih kepada ibu," ujar koordinator aksi dari IMM DIY, Sofia.
Hari ibu juga dijadikan momentum untuk kembali mengampanyekan menolak dan menghapus kekerasa terhadap perempuan yang masih cukup tinggi angkanya.
Angka kekerasan tersebut tidak hanya terjadi kepada ibu dan perempuan dewasa namun juga dialami para mahasiswi yang biasa dilakukan oleh teman atau pasangannya.
Selain itu angka diskriminasi terhadap perempuan seperti sulitnya perempuan mengakses pendidikan yang lebih tinggi juga masih sering terjadi.
Dia berharap aksi yang dilakukan bertepatan dengan hari ibu tersebut dapat menggugah masyarakat untuk memerangi kekerasan terhadap perempuan.
"Kita ingin menyampaikan pesan moril ini kepada masyarakat," ujar mahasiswa Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga tersebut. (wmn/tri)
Mereka membagikan stiker dan bunga kepada para pengendara motor yang melintas di Jalan Sudirman Yogyakarta.
Selain memperingati hari ibu, mereka juga melakukan kampanye untuk menolak dan menghapus kekerasan terhadap perempuan.
"Hari ibu ini harusnya bukan hanya seremonial tapi juga untuk mengingatkan pada mereka yang lupa untuk meluangkan waktu lebih kepada ibu," ujar koordinator aksi dari IMM DIY, Sofia.
Hari ibu juga dijadikan momentum untuk kembali mengampanyekan menolak dan menghapus kekerasa terhadap perempuan yang masih cukup tinggi angkanya.
Angka kekerasan tersebut tidak hanya terjadi kepada ibu dan perempuan dewasa namun juga dialami para mahasiswi yang biasa dilakukan oleh teman atau pasangannya.
Selain itu angka diskriminasi terhadap perempuan seperti sulitnya perempuan mengakses pendidikan yang lebih tinggi juga masih sering terjadi.
Dia berharap aksi yang dilakukan bertepatan dengan hari ibu tersebut dapat menggugah masyarakat untuk memerangi kekerasan terhadap perempuan.
"Kita ingin menyampaikan pesan moril ini kepada masyarakat," ujar mahasiswa Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga tersebut. (wmn/tri)

Post a Comment
Mari tinggalkan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan karena Tulisanmu Harimaumu. Komentar Sobat adalah Pendapat Pribadi, tidak mewakili Pendapat Redaksi Website Mentari News (WMN). Komentar yang mewakili redaksi Website Mentari News hanya melalui akun Mentari News. Selamat Berkomentar Sobat.. Salam Indonesia Berkemajuan.
Note: only a member of this blog may post a comment.