0
WMN 2015 -- Jakarta (04/06), Partai Amanat Nasional yang merasa bagian keluarga Muhammadiyah harus bersuara kritis terhadap kebijakan Presiden Jokowi yang tidak berpihak kepada rakyat.


“PAN sama sekali tidak terdengar suaranya, padahal Ketum PAN mengatakan agar kadernya tidak lupa kepada Muhammadiyah,” kata pengamat politik, Ahmad Baidhowi dalam keterangan, Sabtu (30/5).

Menurut Baidhowi, kalau PAN tidak kritis menandakan ada agenda tersembunyi seperti masuk pemerintahan. “PAN lebih baik sebagai mitra kritis pemerintah untuk investasi politik 2019,” jelas Baidhowi. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan merasa PAN mempunyai kedekatan dengan Muhammadiyah. “Tidak salah kalau Muhammadiyah menjaga jarak dengan partai politik. Namun PAN boleh dong merasa dekat dengan Muhammadiyah,” tegas Zulkifli Hasan disela sosialiasi Empat Pilar MPR kepada Pengurus Wilayah Muhammadiyah Provinsi Jambi, di Jambi, Sabtu (30/5).

Zulkifli Hasan menegaskan, kalau dirinya merasa wajib datang ke setiap acara yang dilakukan ormas. Tak hanya Muhammadiyah, Tapak Suci menggelar acara kalau diundang pasti datang. Bahkan kalau tak diundangpun dia menegaskan kalau tetap datang. (wmn/int)

Post a Comment

Mari tinggalkan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan karena Tulisanmu Harimaumu. Komentar Sobat adalah Pendapat Pribadi, tidak mewakili Pendapat Redaksi Website Mentari News (WMN). Komentar yang mewakili redaksi Website Mentari News hanya melalui akun Mentari News. Selamat Berkomentar Sobat.. Salam Indonesia Berkemajuan.

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top