0
WMN 2015 -- Yogyakarta (15/12), Libur panjang akhir tahun yang akan terjadi mulai pekan depan perlu mendapat perhatian. Terutama lonjakan pengunjung atau wisatawan yang datang ke Yogya sehingga kemacetan tidak bisa dihindari. Apalagi lahan parkir di pusat wisata sangat terbatas sehingga masih menjadi persoalan.


Walikota Yogya Haryadi Suyuti tidak menampik hal tersebut. Menurutnya, setiap kali tiba libur panjang maka kepadatan arus lalu lintas tetap tidak terhindarkan. Namun kemacetan masih bisa dikendalikan dengan berbagai rekayasa lalu lintas. 

"Imbauan kami agar pengendara, apakah itu pengunjung atau warga masyarakat harus mau ditata. Jika semua tertib sesuai pengaturan lalu lintas, pasti terkendali," terangnya, Senin (14/12).

Lokasi yang rentan mengalami kemacetan ialah pusat kunjungan wisata. Terutama Malioboro, Taman Pintar, kawasan Kraton serta Gembira Loka Zoo. Khusus kawasan Malioboro, mendapat pencermatan lebih mendalam lantaran hingga kini masih ada pekerjaan fisik berupa pembangunan parkir Abu Bakar Ali serta rekayasa Titik Nol Kilometer.

Haryadi khawatir jika pembangunan fisik itu tidak selesai sesuai target sehingga bisa menambah keruwetan lalu lintas. "Saya akan koordinasi dengan Pemda DIY. Harapannya sebelum 20 Desember 2015 semua proyek itu bisa tuntas agar tidak berpotensi menjadi gangguan lalu lintas," imbuhnya. Selain itu, keterbatasan lahan parkir khususnya untuk kendaraan bus atau roda empat juga tidak bisa diremehkan. Apalagi taman parkir Abu Bakar Ali sudah tidak bisa lagi dimasuki armada bus. Sehingga dirinya meminta Dinas Perhubungan agar mampu mengarahkan kendaraan besar menuju lokasi parkir yang disediakan.

Terkait peningkatan jumlah wisatawan, Haryadi memprediksi sekitar 12 persen. Meski durasi libur cukup panjang hingga pergantian tahun, namun karakteristiknya berbeda dengan libur lebaran. Terlebih saat ini tengah memasuki musim hujan sehingga menjadi pertimbangan bagi wisatawan. "Kami tidak akan terpaku pada lalu lintas saja, tapi juga keamanan masyarakat dan pengunjung. Kami jamin, tidak ada ancaman keamanan saat libur Natal dan Tahun Baru," tandasnya.

Sementara Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogya, Golkari Made Yulianto mengaku, pihaknya akan menindak tegas bus pariwisata yang parkir sembarangan. Sesuai pengalaman, saat puncak kunjungan tidak sedikit armada bus yang parkir di tepi jalan atau titik sekitar jembatan. "Para sopir biasanya berdalih jika lahan parkir sudah penuh. Yang seperti itu akan kami tindak dan diarahkan ke lokasi parkir resmi. Kendaraan besar yang terparkir di tepi jalan pasti mengganggu kelancaran arus lalu lintas," tandasnya. (wmn/kr)

Post a Comment

Mari tinggalkan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan karena Tulisanmu Harimaumu. Komentar Sobat adalah Pendapat Pribadi, tidak mewakili Pendapat Redaksi Website Mentari News (WMN). Komentar yang mewakili redaksi Website Mentari News hanya melalui akun Mentari News. Selamat Berkomentar Sobat.. Salam Indonesia Berkemajuan.

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top