WMN 2015 -- Yogyakarta (15/12), Tingkat keterisian penumpang (load factor) sejumlah maskapai penerbangan yang beroperasional di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta rata-rata mencapai di atas 70 persen jelang penghujung dan pergantian tahun.
Meskipun load factor tinggi, maskapai mengaku masih memiliki tiket untuk liburan akhir tahun. Marketing dan Sales Manager PT Garuda Indonesia (Persero) Branch Office Yogyakarta, Suzana A Walandouw mengatakan pihaknya belum mengajukan extra flight mengingat tingkat keterisian penumpang masih di kisaran 80 persen.
Apabila nanti load factor penuh, dimungkinkan untuk menambah jam terbang untuk libur akhir tahun dan pergantian tahun ini.
"Sementara ini kami masih memakai jam terbang reguler yang sudah ada sebanyak 17 kali dalam satu hari di Yogyakarta. Rute penerbangan dari Yogyakarta ke Jakarta sebanyak 10 kali, Denpasar 3 kali, Makassar 2 kali, Balikpapan dan Banjarmasin sebanyak 1 kali masih mampu memfasilitasi penumpang," tutur Suzana kepada KRjogja.com, Senin (14/12).
Suzana menyampaikan apabilla penerbangan reguler sudah penuh dimungkinkan pihaknya akan menambah penerbangan tambahan nantinya. Garuda dalam waktu dekat ini juga akan membuka rute baru ke Surabaya seiring tingginya permintaan dari Kota Gudeg menuju Kota Pahlawan tersebut pada akhir Desember 2015 ini. "Tiket masih ada jadi silahkan apabila ingin memesan. Tentu saja harga sesuai dengan ketetapan yang berlaku yakni batas atas dan bawah," imbuhnya. (wmn/kr)
"Sementara ini kami masih memakai jam terbang reguler yang sudah ada sebanyak 17 kali dalam satu hari di Yogyakarta. Rute penerbangan dari Yogyakarta ke Jakarta sebanyak 10 kali, Denpasar 3 kali, Makassar 2 kali, Balikpapan dan Banjarmasin sebanyak 1 kali masih mampu memfasilitasi penumpang," tutur Suzana kepada KRjogja.com, Senin (14/12).
Suzana menyampaikan apabilla penerbangan reguler sudah penuh dimungkinkan pihaknya akan menambah penerbangan tambahan nantinya. Garuda dalam waktu dekat ini juga akan membuka rute baru ke Surabaya seiring tingginya permintaan dari Kota Gudeg menuju Kota Pahlawan tersebut pada akhir Desember 2015 ini. "Tiket masih ada jadi silahkan apabila ingin memesan. Tentu saja harga sesuai dengan ketetapan yang berlaku yakni batas atas dan bawah," imbuhnya. (wmn/kr)

Post a Comment
Mari tinggalkan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan karena Tulisanmu Harimaumu. Komentar Sobat adalah Pendapat Pribadi, tidak mewakili Pendapat Redaksi Website Mentari News (WMN). Komentar yang mewakili redaksi Website Mentari News hanya melalui akun Mentari News. Selamat Berkomentar Sobat.. Salam Indonesia Berkemajuan.
Note: only a member of this blog may post a comment.